<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Special One</title>
	<atom:link href="http://subarkahkomendangi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com</link>
	<description>Vini, Vidi, Vici (Aku Lihat, Aku datang, Aku menang)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Feb 2012 11:00:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='subarkahkomendangi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/3c70436f9bfe84bfc273b5f312af8e33?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Special One</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://subarkahkomendangi.wordpress.com/osd.xml" title="Special One" />
	<atom:link rel='hub' href='http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Habitat Baru</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2012/02/17/67/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2012/02/17/67/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 09:10:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Ini lagi ngadain acara syukuran untuk kelas baru gue! kelas baru, habitat baru. Semoga kelas ini nggak ada horor &#8211; horornya. walaupun wajah penghuninya horor semua, kecuali GUE..!! Ini mamalia darat yang ingin jadi power rangers!Pose Unyu..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=67&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini lagi ngadain acara syukuran untuk kelas baru gue! kelas baru, habitat baru. Semoga kelas ini nggak ada horor &#8211; horornya. walaupun wajah penghuninya horor semua, kecuali GUE..!!</p>
<p><a href="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2012/02/foto-0073.jpg"><img src="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2012/02/foto-0073.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Foto-0073" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-68" /></a></p>
<p><a href="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2012/02/foto-01291.jpg"><img src="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2012/02/foto-01291.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="Foto-0129" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-77" /></a><br />
Ini mamalia darat yang ingin jadi power rangers!Pose Unyu..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=67&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2012/02/17/67/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2012/02/foto-0073.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Foto-0073</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2012/02/foto-01291.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Foto-0129</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Banyak DENGAR, sedikit BICARA&#8221;</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/15/banyak-dengar-sedikit-bicara/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/15/banyak-dengar-sedikit-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 12:15:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[banyak bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Banyak dengar]]></category>
		<category><![CDATA[bicara]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin karena sedemikian istimewanya telinga sehingga kita jauh lebih cepat bereaksi terhadap suara daripada tulisan. Permusuhan lebih gampang terbangun karena isu – isu yang melibatkan suara. Penyimpangan informasi yang disebabkan oleh “Salah Dengar” atau “Salah Arti” menimbulkan kesimpulan dan reaksi yang berbeda. Kita ingat permainan bisik membisik secara bersambung yang dimainkan anak – anak. Hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=47&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin karena sedemikian istimewanya telinga sehingga kita jauh lebih cepat bereaksi terhadap suara daripada tulisan. Permusuhan lebih gampang terbangun karena isu – isu yang melibatkan suara. Penyimpangan informasi yang disebabkan oleh “Salah Dengar” atau “Salah Arti” menimbulkan kesimpulan dan reaksi yang berbeda.<br />
Kita ingat permainan bisik membisik secara bersambung yang dimainkan anak – anak. Hanya dengan 10 orang, informasi dari orang pertama telah mengalami penyimpangan ketika tiba pada orang kesepuluh. Informasi yang menyimpang dapat terjadi jika kita mendengar secara tidak fokus, tidak konsentrasi, terlalu banyak bicara, terlalu kompleksnya informasi, penggunaan kata – kata yang bersayap, melibatkan banyak orang, dan ada kepentingan tertentu.<br />
Ini bertambah bahaya jika informasi sengaja di buat menyimpang, misalnya untuk kepentingan politis. Para pakar manajemen strategi memberikan tips sederhana untuk mengkaji informasi : <strong><em>Check, Re-check, Cross-Check, dan Final Check.</em></strong><em> </em>Sangat berbahaya jika seorang pemimpin tidak bisa melakukan tips – tips sederhana ini.<br />
Jika anda berbicara di depan orang kampung terpencil yang mempunyai stok pengetahuan terbatas, janganlah anda bicara dalam bahasa ilmiah layaknya disekolah maupun di kampus. Pemahaman terhadap informasi dapat menjadi sumber malapetaka. Jika yang dimaksud A, yang dipahami B, maka runyamlah masalahnya. Jauh lebih berbahaya lagi jika seseorang sepotong – sepotong lalu menyimpulkan berdasarkan stok kemampuannya. Apabila jika informasi itu dilepaskan dari intinya. Misalnya, perkataan anda tentang satu hal yang cocok dengan satu situasi, akan dipahami berbeda jika diulangi dalam situasi lain. Ucapan anda itu mungkin saja untuk bergurau ketika disampaikan dalam situasi rileks. Namun, jika informasi itu disampaikan di luar situasi rileks, ucapan anda bisa menjadi malapetaka. Teks dan konteks adalah dua hal penting dalam berbicara dan mendengar.<br />
Saya pikir, yang paling berbahaya adalah apabila informasi dipelintir dan direkayasa untuk kepentingan politik. Adolf Hitler, pemimpin nazi yang terkenal, pernah merekayasa informasi sebagai alat propaganda, dan ia berhasil untuk beberapa saat membodohi rakyatnya. Ia memiliki banyak ahli yang kerjanya memelintir informasi. Anda mungkin ingat betapa banyak informasi yang dipelintir dan direkayasa dalam pemilihan presiden lalu. Para pendukung berkelahi untuk sesuatu yang tak pernah mereka pahami.<br />
Orang bijaksana biasanya lebih banyak diam untuk mendengar daripada bicara. Kalau toh bicara, ia tak mendominasi percakapan dan memberikan ruang yang luas untuk otaknya untuk menganalisis. Dengar, dengar, dengar, lalu bicara!<strong><em></em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=47&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/15/banyak-dengar-sedikit-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Trik 10 Teknik mengingat Pembicaraan</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/14/tips-trik-10-teknik-mengingat-pembicaraan/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/14/tips-trik-10-teknik-mengingat-pembicaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2011 13:48:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Fakta menunjukkan bahwa kebanyakan orang hanya mengingat 50% dari apa yang dikatakan seseorang dalam 24 jam. Sebagian orang malah hanya mengingat kurang dari 25% saja. Kapasitas otak kita memang terbatas. Itu sebabnya kita takkan bisa mengingat semua yang terjadi sepanjang hidup kita. Termasuk isi percakapan yang kita lakukan dengan siapa saja dalam 24 hari. Parahnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=43&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fakta menunjukkan bahwa kebanyakan orang hanya mengingat 50% dari apa yang dikatakan seseorang dalam 24 jam. Sebagian orang malah hanya mengingat kurang dari 25% saja.<br />
<a name="more"></a><br />
Kapasitas otak kita memang terbatas. Itu sebabnya kita takkan bisa mengingat semua yang terjadi sepanjang hidup kita. Termasuk isi percakapan yang kita lakukan dengan siapa saja dalam 24 hari. Parahnya seringkalai ‘hilangnya’ isi percakapan terjadi saat kita berada di tengah pembacaraan penting. Ketika mereka menanyakan isi pembicaraan yang sudah lewat, Anda lupa dengan apa yang baru saja mereka katakan. Kalau begini, Anda mungkin akan dianggap tidak menyimak atau malah dikira tidak tertarik dengan pembicaraan tersebut.</p>
<p>Namun jangan berkecil hati jika Anda mengalaminya. Nah, agar Anda tidak selalu kehilangan isi pembicaraan, cobalah beberapa tips berikut:</p>
<p><strong>1. Take It Easy </strong><br />
Stres akibat pekerjaan menumpuk, deadline atau dalam keadaan membingungkan, sering membuat pikiran jadi tidak focus. Alhasil, ketika teribat dalam pembicaraan, Anda tidak menyimak semuanya karena (mungkin) pikiran Anda melayang ke persoalan tadi. Solusi: jangan panic, tetalah bersikaptenang. Tarik nadas panjang dalam-dalam dan katakana pada diri sendiri “Don’t Worry be happy.” Sikap tenang akan mempengaruhi daya kerja otak Anda. Dnegna tetap terkonsentrasi pada apa yang terjadi di depan Anda.</p>
<p><strong>2. Lakukan Visualisasi </strong><br />
Teman Anda sedang bercerita kepada Anda? Atau bos sedang menyuruh Anda mengerjakan sesuatu? Untuk membantu mengingat, coba buat gambaran di dalam pikiran. Kebanyakan orang lebih visual dibanging auditory sehingga Anda lebih mudah mengingat sesuatu yang Anda lihat di dalam pikiran disbanding apa yang Anda dengar melalui telinga Anda.</p>
<p><strong>3. Sebut Nama </strong><br />
Agar orang lain mengingat apa yang Anda katakana caranya dengan sering-sering menyebut nama orang tersebut di sepanjang percakapan. Secara psikologis, otak Anda deprogram untuk terus menerus mendengarkan saat naa Anda disebutkan. Jadi, jika Anda sering menyebut lawan bicara, kecil kemungkinan dia tak akan mendengarkan. Solusi: coba terapkan hal ini dengan keadaan sebaliknya. Jika ternyata lawan bicara tidak sering menyebut nama Anda, berusahalah lebih sensitive dengan sebutan orang kedua, yaitu ‘kamu’, Anda dan sebaginya.</p>
<p><strong>4. Ingat Pesan Mama </strong><br />
Masih ingat pesan ibu yang menyuruh Anda menatap mata orang yang sedang berbicara dengan Anda (lawan bicara) sebagai aturan sopan santun? Ternyata ini bukan seksedar aturan tata karma saja lho? Menatap mata orang yang mengajak bicara benar-benar bis membantu menghilangkan gangguan sehingga Anda lebih mudah mendengarkan berbeicara.</p>
<p><strong>5. Perintah Diri Sendiri </strong><br />
Anda akan sulit mengingat jika Anda tak merasa membutuhkannya atau jika tak memerintahkan diri Anda untuk mengingat. So, selalu katakana pada diri sendiri bahwa Anda ingin mengingat bagian tertentu dari percakapan itu dan konsentrasi pada bagian itu. Percaya atau tidak, cara ini akan meningkatkan kemampuan mengingat Anda samai 2 kali lipat. Ini disebabkan karena Anda mengingat apa yang ingin Anda ingat.</p>
<p><strong>6. Catat </strong><br />
Agar lebih ingat lagi, tak ada salahnya Anda mencatat poin-poin penitng dari sebuah pembicaraan. Kebiasaan mencatat ini merupakan cara yang paling efektif agar Anda tidak lupa dengan semua isi pembicaraan yang telah Anda lakukan</p>
<p><strong>7. Get Organized</strong><br />
Memang ritual yang sama setiap hari akan membuat pikiran dan emosi Anda mengikut pola yang sama. Itu sebabnya, Anda dianjurkan sesekali menyingkirkan rutinitas dari biasanya, Karena sesuatu yang baru, diyakini dapat menyegarkan pikiran dan berdampak positi bagi Anda. Meskipun begitu, untuk membuat pikiran Anda tetap sehat dan ingatan kuta, Anda disarankan menjalani hidup teratur dan terencana. Cara ini akan membuat Anda mampu mengingat sesuatu dengan mudah.</p>
<p><strong>8. Olahraga</strong><br />
Para dokter dan pakar kesehatan mengatakan bahwa olahraga dapat melancarkan dan memperbaiki sirkulasi darah ke otak. Hal ini akan member pengaruh positif pada otak. Otak dapat bekerja lebih segar sehingga akan memudahkan Anda untuk mengingat segala sesuatu yang akan dan sudah Anda lakukan.</p>
<p><strong>9. Belajar Menyanyi</strong><br />
Masih ingat bagaimaan Anda dulu bertambah kosakata bahasa inggris lewat lagu atau menangkap lirik romantic dengan bernyanyi? Memang musik sudah terbukti dapat memperkuat pikiran, menyalurkan kreativitas dan bahkan menyembuhkan tubuh. Dengan belajar bernyanyi, Anda tidak hanya menemukan suara Anda, tapi juga memperluas pergaulan dan mengembangkan daya ingat. Fakta: berkat The Mozart Effect, pelajar SMU di Amerika yang menyanyi atau memainkan music mampu mencapai 51 poin lebih tinggi pada ujian akhir nasional.</p>
<p><strong>10. Aktivitas Baru</strong><br />
Anda juga dianjurkan untuk melakukan aktifitas fisik baru untuk menyegarkan pikiran. Selama melakukan kegiatan fisik pikiran akan bekerja lebih aktif. Anda bisa melakukan olahraga baru atau rekreasi ke temapt yang belum pernah Anda kunjungi. Tanpa Anda sadari pikiran akan bekerja lebih aktif selama Anda melakukan aktivitas baru tersebut. Anda pun akan merasakan kepuasan dan ketenangan batik yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya! Nah, setelah itu, otak Anda akan siap untuk mengingat hal baru lagi.</p>
<p>By Subarkah Komendangi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=43&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/14/tips-trik-10-teknik-mengingat-pembicaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Mengatasi STRESS</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/13/tips-mengatasi-stress/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/13/tips-mengatasi-stress/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 12:44:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Mengenali masalah dan mengatasinya sesuai urutan prioritas. Melakukan relaksasi: Otot pernafasan &#38; mental. Berfikir positif Terima segala sesuatu yg tak dapat diubah. Temui orang-orang yg berfikir positif dan belajar dari mereka. Bila kecewa, kerjakan sesuatu yg membuat anda merasa lebih baik. Baca buku atau dengar kaset ttg orang yg mengubah hidupnya dg cara berfikir positif. Belajar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=39&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left:30px;">
<ul>
<li>Mengenali masalah dan mengatasinya sesuai urutan prioritas.</li>
<li>Melakukan relaksasi: Otot pernafasan &amp; mental.</li>
<li>Berfikir positif</li>
<li>Terima segala sesuatu yg tak dapat diubah.</li>
<li>Temui orang-orang yg berfikir positif dan belajar dari mereka.</li>
<li>Bila kecewa, kerjakan sesuatu yg membuat anda merasa lebih baik.</li>
<li>Baca buku atau dengar kaset ttg orang yg mengubah hidupnya dg cara berfikir positif.</li>
<li>Belajar mencintai diri sendiri.</li>
<li>Tetapkan tujuan yg dapat dicapai.Berbuat sesuai kemampuan dan minat.</li>
<li>Hiduplah pd hari ini: masa lalu tak dpt diubah, masa depan belum tentu ditemui…….</li>
<li>Berikan sesuatu yg anda miliki kpd orang lain.</li>
<li>Jangan takut menerima pemberian orang lain.</li>
<li>Bicarakan persoalan anda dg orang lain.</li>
<li>Binalah persahabatan dg orang lain</li>
<li>Luangkan waktu untuk diri anda sendiri</li>
<li>Hindari membuat beberapa keputusan besar sekaligus</li>
<li>Bila tak berhasil, carilah pertolongan ahli ( konsultasi )</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=39&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/13/tips-mengatasi-stress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Glikolisis</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/11/glikolisis/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/11/glikolisis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:14:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Glikolisis merupakan proses pengubahan molekul sumber energi, yaitu glukosa yang mempunyai 6 atom C manjadi senyawa yang lebih sederhana, yaitu asam piruvat yang mempunyai 3 atom C. Reaksi ini berlangsung di dalam sitosol (sitoplasma). Reaksi glikolisis mempunyai sembilan tahapan reaksi yang dikatalisis oleh enzim tertentu, tetapi disini tidak akan dibahas enzim-enzim yang berperan dalam proses [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=35&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2011/10/glikolisis1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-37" title="glikolisis" src="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2011/10/glikolisis1.jpg?w=249&#038;h=300" alt="" width="249" height="300" /></a></p>
<p>Glikolisis merupakan proses pengubahan molekul sumber energi, yaitu glukosa yang mempunyai 6 atom C manjadi senyawa yang lebih sederhana, yaitu asam piruvat yang mempunyai 3 atom C. Reaksi ini berlangsung di dalam sitosol (sitoplasma). Reaksi glikolisis mempunyai sembilan tahapan reaksi yang dikatalisis oleh enzim tertentu, tetapi disini tidak akan dibahas enzim-enzim yang berperan dalam proses glikolisis ini. Dari sembilan tahapan reaksi tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua fase, yaitu fase investasi energi, yaitu dari tahap 1 sampai tahap 4, dan fase pembelanjaan energi, yaitu dari tahap 5 sampai tahap 9.</p>
<div>      Pertama-tama, glukosa mendapat tambahan satu gugus fosfat dari satu molekul ATP, yang kemudian berubah menjadi ADP, membentuk <strong>glukosa 6-fosfat</strong>. Setelah itu, glukosa 6-fosfat diubah oleh enzim menjadi isomernya, yaitu <strong>fruktosa 6-fosfat</strong>. Satu molekul ATP yang lain memberikan satu gugus fosfatnya kepada fruktosa 6-fosfat, yang membuat ATP tersebut menjadi ADP dan fruktosa 6-fosfat menjadi <strong>fruktosa 1,6-difosfat</strong>. Kemudian, fruktosa 1,6-difosfat dipecah menjadi dua senyawa yang saling isomer satu sama lain, yaitu <strong>dihidroksi aseton fosfat</strong> dan <strong>PGAL</strong> (<strong>fosfogliseraldehid</strong> atau <strong>gliseraldehid 3-fosfat</strong>). Tahapan-tahapan reaksi diatas itulah yang disebut dengan fase investasi energi.</div>
<p>&nbsp;</p>
<div>Selanjutnya, dihidroksi aseton fosfat dan PGAL masing-masing mengalami oksidasi dan mereduksi NAD+, sehingga terbentuk <strong>NADH</strong>, dan mengalami penambahan molekul fosfat anorganik (Pi) sehingga terbentuk<strong>1,3-difosfogliserat</strong>. Kemudian masing-masing 1,3-difosfogliserat melepaskan satu gugus fosfatnya dan berubah menjadi <strong>3-fosfogliserat</strong>, dimana gugus fosfat yang dilepas oleh masing-masing 1,3-difosfogliserat dipindahkan ke dua molekul ADP dan membentuk dua molekul <strong>ATP</strong>. Setelah itu, 3-fosfogliserat mengalami isomerisasi menjadi <strong>2-fosfogliserat</strong>. Setelah menjadi 2-fosfogliserat, sebuah molekul air dari masing-masing 2-fosfogliserat dipisahkan, menghasilkan <strong>fosfoenolpiruvat</strong>. Terakhir, masing-masing fosfoenolpiruvat melepaskan gugus fosfat terakhirnya, yang kemudian diterima oleh dua molekul ADP untuk membentuk <strong>ATP</strong>, dan berubah menjadi <strong>asam piruvat</strong>. <a href="http://metabolismelink.freehostia.com/glikolisis.htm">(</a>lihat bagan)</div>
<p>&nbsp;</p>
<div>Setiap pemecahan 1 molekul glukosa pada reaksi glikolisis akan menghasilkan produk kotor berupa 2 molekul asam piruvat, 2 molekul NADH, 4 molekul ATP, dan 2 molekul air. Akan tetapi, pada awal reaksi ini telah digunakan 2 molekul ATP, sehingga hasil bersih reaksi ini adalah <strong>2 molekul asam piruvat (C<sub>3</sub>H<sub>4</sub>O<sub>3</sub>)</strong>, <strong>2 molekul NADH</strong>, <strong>2 molekul ATP</strong>, <strong>dan 2 molekul air</strong>. Perlu dicatat, pencantuman air sebagai hasil glikolisis bersifat opsional, karena ada sumber lain yang tidak mencantumkan air sebagai hasil glikolisis.</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=35&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/11/glikolisis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2011/10/glikolisis1.jpg?w=249" medium="image">
			<media:title type="html">glikolisis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nani Wartabone</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/nani-wartabone/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/nani-wartabone/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 12:49:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Nani Wartabone, (lahir 30 Januari 1907 – meninggal di Suwawa, Gorontalo, 3 Januari 1986 pada umur 78 tahun), yang dianugerahi gelar &#8220;Pahlawan Nasional Indonesia&#8221; pada tahun 2003, adalah putra Gorontalo dan tokoh perjuangan dari provinsi yang terletak di Sulawesi Utara itu. Perjuangannya dimulai ketika ia mendirikan dan menjadi sekretaris Jong Gorontalo di Surabaya pada 1923. Lima tahun kemudian, ia menjadi Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Cabang Gorontalo. Tiga tahun sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=31&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nani Wartabone</strong>, (lahir <a title="30 Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_Januari">30 Januari</a> <a title="1907" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1907">1907</a> – meninggal di <a title="Suwawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suwawa">Suwawa</a>, <a title="Gorontalo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gorontalo">Gorontalo</a>, <a title="3 Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_Januari">3 Januari</a> <a title="1986" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1986">1986</a> pada umur 78 tahun), yang dianugerahi gelar &#8220;<a title="Pahlawan Nasional Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pahlawan_Nasional_Indonesia">Pahlawan Nasional Indonesia</a>&#8221; pada tahun <a title="2003" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2003">2003</a>, adalah putra <a title="Gorontalo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gorontalo">Gorontalo</a> dan tokoh perjuangan dari provinsi yang terletak di Sulawesi Utara itu. Perjuangannya dimulai ketika ia mendirikan dan menjadi sekretaris <a title="Jong Gorontalo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jong_Gorontalo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Jong Gorontalo</a> di <a title="Surabaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surabaya">Surabaya</a> pada 1923. Lima tahun kemudian, ia menjadi Ketua <a title="Partai Nasional Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Nasional_Indonesia">Partai Nasional Indonesia</a> (PNI) Cabang Gorontalo.</p>
<p>Tiga tahun sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia pada <a title="17 Agustus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus">17 Agustus</a> <a title="1945" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945">1945</a>, ia bersama masyarakat setempat terlebih dulu memproklamasikan kemerdekaan Gorontalo, yaitu pada tanggal <a title="23 Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/23_Januari">23 Januari</a> <a title="1942" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942">1942</a>.</p>
<p>Setelah tentara <a title="Sekutu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sekutu">Sekutu</a> dikalahkan <a title="Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang">Jepang</a> pada <a title="Perang Asia-Pasifik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perang_Asia-Pasifik&amp;action=edit&amp;redlink=1">Perang Asia-Pasifik</a>, <a title="Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda">Belanda</a> merencanakan pembumihangusan Gorontalo yang dimulai pada<a title="28 Desember" href="http://id.wikipedia.org/wiki/28_Desember">28 Desember</a> <a title="1941" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1941">1941</a> dengan mulai membakar gudang-gudang <a title="Kopra" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kopra">kopra</a> dan <a title="Minyak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Minyak">minyak</a> di Pabean dan Talumolo.</p>
<ul>
<li style="text-align:left;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Memimpin perlawanan rakyat</span></li>
</ul>
<p>Nani Wartabone dan rakyat Gorontalo mencoba menghalanginya dengan menangkapi para pejabat Belanda yang masih ada di Gorontalo. Pada 23 Januari, dimulai dari kampung-kampung di pinggiran kota Gorontalo seperti Suwawa, Kabila dan Tamalate, Nani Wartabone dan rakyat Gorontalo bergerak mengepung kota. Pukul lima subuh Komandan Detasemen Veld Politie <a title="WC Romer (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=WC_Romer&amp;action=edit&amp;redlink=1">WC Romer</a> dan beberapa kepala jawatan yang ada di Gorontalo menyerah.</p>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Proklamasi kemerdekaan</span></li>
</ul>
<p>Selesai penangkapan, Nani Wartabone memimpin langsung upacara pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu &#8220;<a title="Indonesia Raya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia_Raya">Indonesia Raya</a>&#8221; di halaman Kantor Pos Gorontalo. Peristiwa itu berlangsung pada pukul 10, dan Nani Wartabone sebagai inspektur upacaranya.</p>
<p>Di hadapan massa rakyat, ia berpidato: &#8220;Pada hari ini, tanggal 23 Januari 1942, kita bangsa Indonesia yang berada di sini sudah merdeka bebas, lepas dan penjajahan bangsa mana pun juga. Bendera kita yaitu Merah Putih, lagu kebangsaan kita adalah Indonesia Raya. Pemerintahan Belanda sudah diambil oleh Pemerintah Nasional. Agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban.&#8221;</p>
<p>Sore harinya, Nani Wartabone memimpin rapat pembentukan <strong>Pucuk Pimpinan Pemerintahan Gorontalo</strong> (PPPG) yang berfungsi sebagai Badan Perwakilan Rakyat (BPR) dan Nani dipilih sebagai ketuanya.</p>
<p>Empat hari kemudian, Nani Wartabone memobilisasi rakyat dalam sebuah rapat raksasa di Tanah Lapang Besar Gorontalo. Tujuannya adalah mempertahankan kemerdekaan yang sudah diproklamasikan itu dengan risiko apapun.</p>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Jepang menguasai Gorontalo</span></li>
</ul>
<p>Sebulan sesudah &#8220;Proklamasi Kemerdekaan Nasional&#8221; di Gorontalo, tentara Jepang mulai mendarat. Pada <a title="26 Februari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/26_Februari">26 Februari</a> sebuah kapal perang Jepang yang bertolak dari <a title="Manado" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manado">Manado</a> berlabuh di pelabuhan Gorontalo. Nani Wartabone menyambut baik bala tentara Jepang ini dengan harapan kehadiran mereka akan menolong PPPG. Ternyata sebaliknya, Jepang justru melarang pengibaran bendera Merah Putih dan menuntut warga Gorontalo bersedia tunduk pada Jepang.</p>
<p>Nani Wartabone menolak permintaan ini. Namun karena tidak kuasa melawan Jepang, ia kemudian memutuskan meninggalkan kota Gorontalo dan kembali ke kampung kelahirannya Suwawa, tanpa ada penyerahan kedaulatan.</p>
<p>Di Suwawa Nani Wartabone mulai hidup sederhana dengan bertani. Rakyat yang berpihak kepada Nani Wartabone akhirnya melakukan mogok massal sehingga Gorontalo bagaikan kota mati. Melihat situasi ini, Jepang melalui kaki tangannya melancarkan fitnah, bahwa Nani Wartabone sedang menghasut rakyat berontak kepada Jepang.</p>
<p>Akibat fitnah itu, Nani Wartabone akhirnya ditangkap pada <a title="30 Desember" href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_Desember">30 Desember</a> 1943 dan dibawa ke Manado. Di sini, Nani Wartabone mengalami berbagai siksaan. Salah satu siksaan Jepang yang masih melekat dalam ingatan masyarakat Gorontalo hingga saat ini adalah, ketika Nani Wartabone selama sehari semalam ditanam seluruh tubuhnya kecuali bagian kepala di pantai di belakang Kantor Gubernur Sulawesi Utara sekarang. Hampir sehari kepala Nani Wartabone dimainkan ombak dan butir-butir pasir. Nani Wartabone baru dilepaskan Jepang pada <a title="6 Juni" href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_Juni">6 Juni</a><a title="1945" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945">1945</a>, saat tanda-tanda kekalahan Jepang dari Sekutu mulai tampak.</p>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Jepang kalah</span></li>
</ul>
<p>Setelah menyerah kepada Sekutu, Jepang masih tetap menghormati Nani Wartabone sebagai pemimpin rakyat Gorontalo. Ini terbukti dengan penyerahan pemerintahan Gorontalo dari Jepang kepada Nani Wartabone pada tanggal <a title="16 Agustus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/16_Agustus">16 Agustus</a> 1945. Sejak hari itu Sang Saka Merah Putih kembali berkibar di bumi Gorontalo setelah diturunkan Jepang sejak 6 Juni 1942. Anehnya, setelah penyerahan kekuasaan itu, Nani Wartabone dan rakyat Gorontalo tidak mengetahui telah terjadi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta keesokan harinya. Mereka baru mengetahuinya pada 28 Agustus 1945.</p>
<p>Untuk memperkuat pemerintahan nasional di Gorontalo yang baru saja diambil alih dari tangan Jepang itu, Nani Wartabone merekrut 500 pemuda untuk dijadikan pasukan keamanan dan pertahanan. Mereka dibekali dengan senjata hasil rampasan dari Jepang dan Belanda. Pasukan ini dilatih sendiri oleh Nani Wartabone, sedangkan lokasi latihannya dipusatkan di Tabuliti, Suwawa. Wilayah ini sangat strategis, berada di atas sebuah bukit yang dilingkari oleh beberapa bukit kecil, dan bisa memantau seluruh kota Gorontalo. Di tempat ini pula, raja-raja Gorontalo zaman dahulu membangun benteng-benteng pertahanan mereka.</p>
<p>Setelah menerima berita proklamasi di Jakarta, pada tanggal 1 September 1945 Nani Wartabone membentuk Dewan Nasional di Gorontalo sebagai badan legislatif untuk mendampingi kepala pemerintahan. Dewan yang beranggotakan 17 orang ini terdiri dari para ulama, tokoh masyarakat dan ketua parpol. <a title="G. Maengkom (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=G._Maengkom&amp;action=edit&amp;redlink=1">G. Maengkom</a> yang pernah menjadi Menteri Kehakiman Rl dan Muhammad Ali yang pernah menjadi Kepala Bea Cukai di <a title="Tanjung Priok" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanjung_Priok">Tanjung Priok</a> adalah dua dari 17 orang anggota dewan tersebut.</p>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Ditangkap Belanda</span></li>
</ul>
<p>Sayangnya, keadaan ini tidak berlangsung lama karena Sekutu masuk. Bagi Belanda yang memboncengi Sekutu ketika itu, Nani Wartabone adalah ancaman serius bagi niat mereka untuk kembali menjajah Indonesia, khususnya Gorontalo. Mereka berpura-pura mengundang Nani Wartabone berunding pada <a title="30 November" href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_November">30 November</a> <a title="1945" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945">1945</a> di sebuah kapal perang Sekutu yang berlabuh di pelabuhan Gorontalo, lalu Belanda menawannya. Nani Wartabone langsung dibawa ke Manado.</p>
<p>Di hadapan <a title="Pengadilan Militer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengadilan_Militer">Pengadilan Militer</a> Belanda di Manado, Nani Wartabone dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun dengan tuduhan makar pada tanggal 23 Januari 1942. Dari penjara di Manado, Nani Wartabone dibawa ke Morotai yang kemudian dipindahkah ke <a title="Penjara Cipinang (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penjara_Cipinang&amp;action=edit&amp;redlink=1">penjara Cipinang</a> di<a title="Jakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta">Jakarta</a> pada bulan Desember 1946. Hanya sebelas hari di Cipinang, Nani kembali dibawa ke penjara di Morotai. Di sini ia kembali mengalami siksaan fisik yang sangat kejam dari tentara pendudukan Belanda. Dari Morotai, ia dikembalikan lagi ke Cipinang, sampai dibebaskan pada tanggal <a title="23 Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/23_Januari">23 Januari</a> <a title="1949" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1949">1949</a>, setelah pengakuan kedaulatan Indonesia.</p>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Kembali ke Gorontalo</span></li>
</ul>
<p>Tanggal 2 Februari 1950, Nani Wartabone kembali menginjakkan kakinya di Gorontalo, negeri yang diperjuangkan kemerdekaannya. Rakyat dan Dewan Nasional yang berjuang bersamanya menyambut kehadirannya dengan perasaan gembira bercampur haru dan tangis. Kapal Bateku yang membawa Nani Wartabone disambut di tengah laut oleh rakyat Gorontalo. Nani Wartabone kemudian ditandu dari pelabuhan dibawa keliling kota dengan semangat patriotisme.</p>
<p>Rakyat kemudian membaiatnya untuk menjadi kepala pemerintahan kembali. Namun Nani Wartabone menentang bentuk pemerintahan<a title="Republik Indonesia Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Indonesia_Serikat">Republik Indonesia Serikat</a> (RIS) yang ada pada saat itu. Gorontalo sendiri berada dalam Negara Indonesia Timur. Menurutnya, RIS hanyalah pemerintahan boneka yang diinginkan Belanda agar Indonesia tetap terpecah dan mudah dikuasai lagi.</p>
<p>Nani Wartabone kembali menggerakkan rakyat Gorontalo dalam sebuah rapat raksasa pada tanggal 6 April 1950. Tujuan rapat raksasa ini adalah menolak RIS dan bergabung dengan NKRI. Peristiwa ini menandakan, bahwa Gorontalo adalah wilayah Indonesia pertama yang menyatakan menolak RIS.</p>
<p>Pada periode ini hingga tahun 1953, Nani Wartabone dipercaya mengemban beberapa jabatan penting, di antaranya kepala pemerintahan di Gorontalo, Penjabat Kepala Daerah Sulawesi Utara, dan anggota DPRD Sulawesi Utara. Selepas itu, Nani Wartabone memilih tinggal di desanya, Suwawa. Di sini ia kembali turun ke sawah dan ladang dan memelihara ternak layaknya petani biasa di daerah terpencil.</p>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Melawan PERMESTA</span></li>
</ul>
<p>Ketenangan hidup Nani Wartabone sebagai petani kembali terusik, ketika <a title="PRRI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PRRI">PRRI</a>/<a title="PERMESTA (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PERMESTA&amp;action=edit&amp;redlink=1">PERMESTA</a> mengambil alih kekuasaan di Gorontalo setelah Letkol <a title="Ventje Sumual (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ventje_Sumual&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ventje Sumual</a> dan kawan-kawannya memproklamasikan pemerintahan PRRI/PERMESTA di Manado pada bulan Maret 1957. Jiwa patriotisme Nani Wartabone kembali bergejolak. la kembali memimpin massa rakyat dan pemuda untuk merebut kembali kekuasaan PRRI/PERMESTA di Gorontalo dan mengembalikannya ke pemerintahan pusat di Jakarta.</p>
<p>Sayangnya, pasukan Nani Wartabone masih kalah kuat persenjataanya dengan pasukan pemberontak. Oleh karena itu, ia bersama keluarga dan pasukannya terpaksa masuk keluar hutan sekedar menghindar dari sergapan tentara pemberontak. Saat bergerilya inilah, pasukan Nani Wartabone digelari &#8220;Pasukan Rimba&#8221;.</p>
<p>Berbagai cara dilakukan Nani Wartabone agar bisa mendapat bantuan senjata dan pasukan dari Pusat. Baru pada bulan Ramadhan 1958 datang bantuan pasukan tentara dari Batalyon 512 Brawijaya yang dipimpin oleh Kapten <a title="Acub Zaenal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Acub_Zaenal">Acub Zaenal</a> dan pasukan dari Detasemen 1 Batalyon 715 Hasanuddin yang dipimpin oleh Kapten Piola Isa. Berkat bantuan kedua pasukan dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan inilah, Nani Wartabone berhasil merebut kembali pemerintahan di Gorontalo dari tangan PRRI/PERMESTA pada pertengahan Juni 1958.</p>
<p>Setelah PRRI/PERMESTA dikalahkan di Gorontalo itu, Nani Wartabone kembali dipercaya memangku jabatan-jabatan penting. Misalnya, sebagai Residen Sulawesi Utara di Gorontalo, lalu anggota DPRGR sebagai utusan golongan tani. Setelah peristiwa <a title="G30S" href="http://id.wikipedia.org/wiki/G30S">G30S</a> tahun <a title="1965" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1965">1965</a>, Nani Wartabone kembali berdiri di barisan depan rakyat Gorontalo guna mengikis habis akar-akar komunisme di wilayah itu. Nani Wartabone yang pernah menjadi anggota MPRS Rl, anggota Dewan Perancang Nasional dan anggota DPA itu, akhirnya menutup mata bersamaan dengan berkumandangnya azan salat Jumat pada tanggal <a title="3 Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_Januari">3 Januari</a> <a title="1986" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1986">1986</a>, sebagai seorang petani di desa terpencil, Suwawa, Gorontalo.</p>
<ul>
<li><span class="Apple-style-span" style="font-size:18px;line-height:27px;">Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional</span></li>
</ul>
<p>Pada peringatan Hari Pahlawan 2003, Presiden <a title="Megawati Soekarnoputri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Megawati_Soekarnoputri">Megawati Soekarnoputri</a> menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Nani Wartabone melalui ahli warisnya yang diwakili oleh salah seorang anak laki-lakinya, Hi Fauzi Wartabone, di Istana Negara, pada tanggal <a title="7 November" href="http://id.wikipedia.org/wiki/7_November">7 November</a> <a title="2003" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2003">2003</a>. Wartabone ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 085/TK/Tahun 2003 tertanggal 6 November 2003.</p>
<p>Untuk mengenang perjuangannya di kota Gorontalo dibangun Tugu Nani Wartabone untuk mengingatkan masyarakat Gorontalo akan peristiwa bersejarah 23 Januari 1942 itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=31&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/nani-wartabone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Posisi Ilmuwan</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/posisi-ilmuwan/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/posisi-ilmuwan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 07:37:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Dalam soal pengambilan keputusan, saya yang termasuk bahwa para ilmuwan selayaknya tidak berdiam diri di kampus atau di sebuah organisasi. Ia wajib bertindak jika para pengambil keputusan telah silau oleh uang dan jabatan. Jangan jadi seperti Opper-Heimer dan Einstein yang kemudian termenung menyesali penemuan bom atom yang telah digunakan sebagai alat pembunuh. Einstein terkenal dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=21&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Dalam soal pengambilan keputusan, saya yang termasuk bahwa para ilmuwan selayaknya tidak berdiam diri di kampus atau di sebuah organisasi. Ia wajib bertindak jika para pengambil keputusan telah silau oleh uang dan jabatan. Jangan jadi seperti Opper-Heimer dan Einstein yang kemudian termenung menyesali penemuan bom atom yang telah digunakan sebagai alat pembunuh. Einstein terkenal dengan perkataannya &#8221; Jika ilmu tanpa agama, dia buta. Jika agama tanpa ilmu, maka ia pincang &#8220;. Einstein memberi warning tentang pentingnya moral dalam pengambilan keputusan. Melihat apa yang terjadi selama ini di eksekutif dan legislatif kita. Saya termasuk orang yang pesimis, masih adakah moral yang bisa jadi patokan atau panutan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=21&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/posisi-ilmuwan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ALISSA : 6 Cara Mengoptimalkan Fungsi OTAK !</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/alissa-6-cara-mengoptimalkan-fungsi-otak/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/alissa-6-cara-mengoptimalkan-fungsi-otak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 06:20:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[A  = AMANKAN. Selalu lindungi otak, karena otak sangat rentan terhadap penyakit dan trauma fisik. L = LATIHAN FISIK. Lakukan latihan fisik yang membuat otak menjadi kuat. I = INFORMASI DAN GIZI. Selalu berikan suplai informasi. S = SANTAI. Buatlah otak rileks dengan menikmati seni, berimajinasi dan meditasi. S = SOSIALISASI. Bergaul, bercengkrama, dan berdiskusi untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=12&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>A  = AMANKAN. Selalu lindungi otak, karena otak sangat rentan terhadap penyakit dan trauma fisik.</li>
<li>L = LATIHAN FISIK. Lakukan latihan fisik yang membuat otak menjadi kuat.</li>
<li>I = INFORMASI DAN GIZI. Selalu berikan suplai informasi.</li>
<li>S = SANTAI. Buatlah otak rileks dengan menikmati seni, berimajinasi dan meditasi.</li>
<li>S = SOSIALISASI. Bergaul, bercengkrama, dan berdiskusi untuk mengoptimalkan kerja otak.</li>
<li>A = AKU MENCINTAI. Mencintai dengan tulus, karena ini ampuh melawan stres.</li>
</ul>
<p style="text-align:center;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=12&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/alissa-6-cara-mengoptimalkan-fungsi-otak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Look!!</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/7/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/7/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 04:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=7&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2011/10/455049851_abff6217b4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-8" title="455049851_abff6217b4" src="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2011/10/455049851_abff6217b4.jpg?w=300&#038;h=214" alt="Perjuangan seorang wanita" width="300" height="214" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=7&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://subarkahkomendangi.files.wordpress.com/2011/10/455049851_abff6217b4.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">455049851_abff6217b4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/hello-world/</link>
		<comments>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 03:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>subarkahkomendangi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://subarkahkomendangi.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post. Here are some suggestions for your first post. You can find new ideas for what to blog about by [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=1&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit <a title="Direct link to the Add New in the Admin Dashboard" href="/wp-admin/post-new.php">Add New</a> on the left (of the <a title="Direct link to this blog's admin dashboard" href="/wp-admin">admin dashboard</a>) to start a fresh post.</p>
<p><a title="Learn WordPress.com—From zero to hero." href="http://learn.wordpress.com/">Here</a> are some suggestions for your first post.</p>
<ol>
<li>You can find new ideas for what to blog about by reading <a title="The Daily Post at WordPress.com—post something every day" href="http://dailypost.wordpress.com/">the Daily Post</a>.</li>
<li>Add <a title="Click the &quot;Press This&quot; link on this page to activate the Press this bookmark feature." href="/wp-admin/tools.php">PressThis</a> to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.</li>
<li><a title="Edit the first post on this blog." href="/wp-admin/post.php?post=1&amp;action=edit">Make some changes to this page</a>, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/subarkahkomendangi.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=subarkahkomendangi.wordpress.com&amp;blog=28255561&amp;post=1&amp;subd=subarkahkomendangi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://subarkahkomendangi.wordpress.com/2011/10/09/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec48d19df542c2d7f6dbaf87cf7d28d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">subarkahkomendangi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
